Air Radiator Mendidih dan Cepat Habis,Ini Akibatnya

Daftar Isi

Air radiator mendidih dan cepat habis disebabkan adanya kegagalan pada Termostat sehingga pengaturan temperatur suhu dan sirkulasi air pendingin pada radiator tidak berfungsi dengan normal, dan adanya Kebocoran Kompresi mesin pada silinder headnya,Kebocoran kompresi tersebut masuk ke jalur radiator melalui water jacket atau ruang celah air pada silinder head. Termostat berfungsi mengatur sirkulasi air yang sudah didinginkan dan air yang sudah panas dengan cara buka tutup secara otomatis ketika kondisi panas mesin sudah mencapai titik didih suhu tertentu antara 80-90° celcius dan menutup kembali saat suhu air dibawah titik didih suhu tersebut,ketika kondisi mesin sudah panas dengan titik didih suhu tersebut maka termostat membuka secara otomatis dan mendorong air yang sudah didinginkan mengganti air yang sudah panas yang ada didalam blok silinder head ,dengan demikian kondisi panas mesin menjadi normal kembali.
Ketika Termostat tidak berfungsi akibat terjadinya korosi dan karat sehingga Termostat menjadi macet.Kemudian adanya Kebocoran kompresi mesin dari silinder head juga sebagai pemicu yang mengakibatkan air radiator mendidih dan cepat habis ,dengan adanya kebocoran kompresi tersebut maka tekanan kompresi mesin yang panas mendorong air radiator yang ada di bagian silinder head melalui celah air (water jacket) sehingga air radiator tersebut mendidih dan terjadi penguapan yang mengakibatkan air radiatornya cepat habis.

Ilustrasi termostat : foto google.com

Nah jika masalah tersebut terus dibiarkan tanpa adanya tindakan maka akan timbul masalah baru yang dapat mengakibatkan sebagai berikut.

Motor Sulit di Hidupkan

Jika terjadi kebocoran kompresi pada silinder head yang menggunakan pendingin Cairan atau yang menggunakan Radiator maka mesin akan sulit dihidupkan terutama dalam kondisi masih dingin sebab efek dari kompresi yang bocor dapat meninggalkan uap air pada ruang pembakaran,jika terus dibiarkan air radiator akan masuk keruang bakar dan motor tidak bisa hidup sama sekali.Untuk mengatasi masalah tersebut dengan cara melakukan pengecekan pada silinder headnya dan mengganti paking silinder head dan meratakan permukaan silinder headnya yang memungkinan terjadinya lengkungan akibat panas berlebi pada permukaan silinder headnya.

Motor Kurang Tenaga (Ngempos)

Kondisi kompresi bocor pada silinder head juga dapat mengakibatkan motor menjadi kurang bertenanga dan ngempos akibat kompresi bocor tersebut karena dengan kondisi kompresinya yang bocor tenaga yang dihasilkannya juga menjadi berkurang maka jangan tunggu lama lagi segera lakukan tindakan dengan mengganti part yang sudah disebutkan diatas.

Bahan Bakar Boros

Kompresi yang bocor selain mengakibatkan air radiator mendidih dan cepat habis,kebocoran kompresi juga berimbas pada konsumsi BBM yang boros karena dengan kondisi mesin ngempos sebagaimana diuraikan di atas sangat berpengaruh pada konsumsi bbmnya menjadi boros mana bbmnya sekarang udah naik lagi ditambah kondisi mesin yang boros bbm ,makin boros dech.

Pengeluaran Bertambah

Untuk selanjutnya dengan terjadinya masalah pada radiator yang cepat habis sudah tentu kita mesti menambah air radiator menjadi lebih sering ketimbang dalam kondisi radiatornya yang normal kita hanya dapat mengganti air radiator setiap 10.000 km dan kelipatannya ,sementara dengan terjadinya pada radiator yang airnya cepat habis maka kita juga terpaksa mesti mengeluarkan biaya ektra untuk membeli air radiator baru makanya saya sarankan janganlah kalian berlaru-larut dalam memiliki masalah segera lakukan tindakan.

Demikian Artikel kali ini ,semoga bermanfaat.
Terimakasih.
Wassalamu'alaikum wr.wb.

Posting Komentar